Sabtu, 08 September 2012

Semeru ku bahagian 2

lanjutan dari ... ini semeruku, mana semeru mu?

Rabu 29 Agustus 2012
Dinginnya udara pagi begitu menusuk, cahaya mulai tampak remang-remang. Aku keluar tenda untuk mengabadikan moment indah itu, subhanallah maha besar allah. Indah sekali lukisan alam ciptaan sang pencipta. Matahari mulai mengintip dibalik celah bukit semakin lama semakin naik mengusir kabut yang selimuti ranukumbolo dan menghapus dingin yang menyelimuti kami.
Berselimut kabut ranukumbolo
sunrise ranukumbolo
kegian pagi itu adalah memasak sarapan dan membuat minuman hangat, waktu terus berjalan matahari semakin terik suhu semakin panas, kamipun bergegas packing untuk melanjutkan perjalanan kembali.

waktu menunjukan pukul 9.10 kami melanjutkan perjalanan menuju kalimati. Setelah baca do'a bersama kamipun mulai melangkahkan kaki meninggalkan ranukumbolo menapaki sebuah tanjakan curam yang terkenal dengan nama tanjakan cinta. Konon apabila kita berjalan terus tanpa berhenti dan tanpa melihat kebelakang maka anda akan berjodoh dengan pasangan. disebut tanjakan cinta karena berada diantara dua bukit yang menyerupai bentuk hati dari kejauhan. Namun aku kurang percaya dengan hal seperti itu dan memutuskan untuk menikmati keindahan pemandangan dibelakangku sambil beristirahat.

Ranukumbolo dari tanjakan cinta
20 menit berjalan menanjak tanpa bonus kami tiba di ujung tanjakan ini dan beristirahat sejenak, dari bawah tanjakan ini tampak landai, namun ketika sudah berada diatas terlihat jelas kecuraman tanjakan ni.

  
 Setelah tanjakan cinta kami menuruni bukit menuju padang lavender yang dikenal oro-oro ombo, ada dua jalur disini. Yang pertama adalah menuruni bukit membelah padang savana, yang kedua adalah melewati pinggiran bukit yang menjadi pembatas oro-oro ombo.

Turunan menuju Oro-oro ombo
Oro-oro ombo
Jalan berdebu dan terik matahari begitu menyengat disini, tidak ada tempat untuk berteduh. Tidak ada cara lain untuk menghindar dari sinar matahari selain berjalan terus meninggalkan oro-oro ombo. Pukul 10.00 kamipun tiba di cemoro kandang, bisa berteduh dari sengatan matahari setelah tiba disini.

cemoro kandang

Jalur dicemoro kandang ini cukup bersahabat, tidak terjal namun tetap menanjak teriknya matahari membuat para pendaki sering beristirahat dibawah pohon cemara sambil berteduh. dijalur ini aku berjumpa dengan bapak porter yang sedang membawa 2 turis lokal. Beliau bertanya-tanya mau ngecamp dimana. setelah aku jawab akan buka tenda di kalimati si bapak porter mengajak di arcopodo saja supaya summit atack'y ga cape. setelah berdiskusi dengan teman yg lain kami bertiga sepakat berkemah di Arcopodo. Jalan terus menanjak kami bertiga jalan beriringan, salip menyalip dengan para pendaki yang bersamaan start dari ranukumbolo pukul 9.

Setelah menyusuri jalan setapak diantara pohon cemara, kami tiba di sebuah area yang cukup luas dan teduh. hampir semua pendaki beristirahat disitu. Deden, rombongan kampala yang sudah pernah menjajaki semeru berpicara kpd temannya bahwa kalimati sudah dekat, dan jalur mulai mendatar. setelah menguping pembicaraan itu aku kembali bersemangat dan bergegas melanjutkan perjalanan. Rute sebelum mencapai kalimati adalah Jambangan. Trek disini berdebu dan samasekali tidak datar seperti kata deden. Jalan menanjak dan berkelok. jalur yang dilalui pun gersang karena jarak antar pohon berjauhan. Dengan sisa tenaga yang ada aku terus melangkah dan sesekali berlari karena frustasi tak kunjung sampai jambangan, air 600 ml yang aku bawa dari ranukumbolo sudah habis. Sepanjang perjalanan di cemoro kandang kami bertiga minum dari botol yang aku bawa. Karena sedikit berlari jarak aku dan kedua temanku cukup jauh, aku terus berjalan tanpa memiliki air sedikitpun. Akhirnya pukul 11.45 aku tiba di Jambangan.


Setelah melanjutkan berjalan melewati jambangan, jalan mulai datar dan menurun. Aku memutuskan menunggu kedua temanku disini. Alhamdulilah disini dapet minum jg dari mapala asal malang. setelah menunggu beberapa menit nunu dan resty tiba. Saat akan melanjutkan perjalanan perut mulai tidak bisa diajak kompromi. Akupun menanam saham pupuk alami di jambangan. setelah itu kami bertiga berfoto-foto dengan latar semeru yang mulai menampakan diri.


  Setelah puas berfoto kami melanjutkan perjalanan menuju kalimati, oiya disini kami bertiga berembuk kembali dan sepakat tidak jadi berkemah di arcopodo karena memang trek cemoro kandang - jambangan td menyiksa sekali. dan akhirnya sekitar pukul 13.00 kami tiba di kalimati dan mendirikan tenda. Setelah  beberapa menit beristirahat Aku dan nunu mengambil air di sumbermani. rombongan kampala pun ikut mengambil air. jarak yang ditempuh sekitar 40 menit pulang - pergi dari kalimati dengan jalan menuruni lembah dengan jalur seadanya.



 setelah kembali dari sumbermani, kamipun masak-masak dan minum anget-angetan. Suhu dikalimati cukup extrim, dinginnya nusuk-nusuk tulang padahal belum malem. setelah semua urusan selesai, kami mempersiapkan bawaan dan pakaian yang akan digunakan untuk summit atack malam nanti. disitu kami bertiga berbincang-bincang. Resty berucap bahwa supaya setidaknya ada satu orang dari kami yang sampai puncak. Diputuskan aku membawa carrier imut resty yang di isi SLR, Air mineral dan makanan ringan, Nunu membawa tas strawbery unyu yang ditutupi coverbag, sedangkan resty menggunakan tas pinggang saya yang lumayan bisa cukup banyak menampung barang. Setelah selesai packing acara bebas, bersantai lalu beristirahat. 3 lapis baju, 1 jaket dan 3 lapis celana menemani tidurku di kalimati.

bersambung ke Summit Atack Mahameru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar